Apa tersebut Faktur Pajak? Bagaimana dengan Fungsi Faktur Pajak?

 

Apa yang dimaksud dengan e-Faktur pajak? Lalu, apa fungsinya? Finansialku kali ini akan membicarakan mengenai faktur pajak dan fungsinya. Selamat membaca!

aktur Pajak
Merupakan transaksi jual beli yang dilaksanakan dalam bisnis oleh PKP (Pengusaha Kena Pajak) terdapat yang me sti diterbitkan oleh mereka sebagai bukti adanya penyerahan barang maupun jasa yang dikenakan pajak.

Faktur Pajak ialah bukti pungutan pajak Pengusaha Kena Pajak (PKP), yang mengerjakan penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) atau penyerahan Jasa Kena Pajak (JKP), dengan kata lain ketika Pengusaha Kena Pajak (PKP) memasarkan suatu barang atau jasa kena pajak, Dia me sti mengeluarkan Faktur Pajak sebagai tanda bukti dirinya telah mengambil pajak dari orang yang telah melakukan pembelian barang atau jasa tersebut. Ada sejumlah jenis-jenisnya, yaitu:

1. Keluaran. Faktur pajak yang diciptakan oleh Pengusaha Kena Pajak saat mengerjakan penjualan terhadap barang kena pajak, jasa kena pajak dan atau barang kena pajak yang termasuk dalam barang mewah.
2. Masukan. Faktur pajak yang didapat oleh PKP saat melakukan pembelian terhadap barang kena pajak atau jasa kena pajak lainnya.
3. Pengganti. Penggantian atas faktur pajak yang sudah terbit sebelumnya disebabkan ada kekeliruan pengisian, kecuali kekeliruan pada NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), sampai-sampai harus dilaksanakan pembetulan supaya sesuai dengan suasana yang sebenarnya
4. Gabungan. Dibuat oleh PKP (Pengusaha Kena Pajak) yang mencakup seluruh penyerahan yang dilaksanakan kepada pembeli barang kena pajak atau jasa kena pajak yang sama sekitar satu bulan kalender.
5. Digunggung. Tidak dipenuhi dengan identitas pembeli, nama dan tandatangan penjaja yang melulu boleh diciptakan oleh PKP Pedagang Eceran.
6. Cacat. Tidak dipenuhi secara lengkap, jelas, benar dan/atau tidak ditandatangani termasuk pun kesalahan dalam pengisian kode dan nomor seri. Faktur pajak cacat dapat diperbaiki dengan menciptakan penggantinya
7. Batal. Dibatalkan disebabkan adanya pembatalan transaksi. Pembatalan faktur pajak pun harus dilaksanakan ketika ada kekeliruan pengisian NPWP dalam faktur pajak.

Leave a Comment