Mengenal Perbedaan Finishing Kitchen Set HPL dan Duco

 

Kitchen set adalahsalah satu elemen urgen yang dapat menjadikan dapur terlihat lebih rapi, tertata, dan menawan. Ada sekian banyak macam jenis finishing yang biasa diaplikasikan pada kitchen set dan ketika ini yang terpopuler ialah metode HPL dan duco. Sebelum menilai pilihan, terdapat baiknya Anda mengetahui perbedaan finishing kitchen set HPL dan duco, supaya Anda dapat memilih yang sangat sesuai dengan situasi rumah dan keperluan Anda. Bagi lebih lengkapnya, ayo simak tulisan berikut ini.
1. Finishing Kitchen Set HPL
HPL adalahsingkatan dari High Pressure Laminate. Penggunaan cara HPL ini dirasakan mampu menghemat waktu, sebab teknik ini tidak memakai cat tetapi ditempel dan dilapisi dengan bahan pelapis dari komposit plastik. Meski masa-masa yang diperlukan relatif lebih singkat, cara ini membutuhkan kecermatan yang tinggi.

Ketika bahan pelapis ditempelkan, prosesnya mesti dilaksanakan dengan paling hati-hati guna menghindari timbulnya gelembung-gelembung udara di dalamnya. Karena bilamana hal ini hingga terjadi, finishing kitchen set bakal terlihat tidak merata dan tidak cukup rapi.

Dari segi harga, finishing kitchen set HPL membutuhkan ongkos lebih murah dikomparasikan finishing duco. Di samping harganya lebih murah, HPL pun memiliki sekian banyak kelebihan seperti: tahan terhadap goresan, tahan air, panas, serta zat kimia. Hal ini terjadi sebab material utama HPL tercipta dari plastik keras PVC yang permukaannya bertekstur, sehingga pemakaian kitchen set yang memakai metode finishing HPL bisa tahan lama dan dipakai untuk masa-masa yang lama.

2. Finishing Kitchen Set Duco
Berbeda dengan HPL yang memakai metode “menempel dan melapisi dengan plastik”, finishing duco dilaksanakan dengan pengecatan kitchen set memakai cat minyak. Sebelum dicat, guna menghasilkan kualitas terbaik ada sejumlah tahapan yang dilakukan, antara lain: memblokir seluruh pori-pori kayu dengan dempul berbahan plastik composit. Tujuannya ialah agar permukaan kitchen set lebih rata. Setelah pendempulan berlalu dilakukan, tahapan selanjutnya ialah melakukan pengamplasan, lantas pengecatan dengan cat minyak, dan yang terakhir ialah diberi coating. Coating ialah lapisan terakhir yang menciptakan kitchen set terlihat gloss atau berkilau.

Selain menciptakan kitchen set tampak lebih mewah, elegan, dan menawan, pemberian coating tadi bermanfaat untuk mengayomi cat supaya lebih tahan lama. Berbagai keunggulan dari finishing duco ini antara lain: opsi warnanya paling banyak, mulai dari warna natural sampai warna pastel, baunya tidak menyengat laksana melamine sampai-sampai aman guna Anda yang mempunyai anak kecil, dapat diterapkan pada sekian banyak jenis kayu, dan memberi hasil akhir yang terkesan mewah. Sementara kekurangannya, prosesnya lumayan lama dan harganya relatif lebih mahal dari HPL.

Jadi itulah tadi keterangan tentang kedua motode finishing kitchen set yang ketika ini tengah populer guna Anda jadikan pilihan. Keduanya sama-sama memiliki keunggulan dan kekurangan. Sekarang kita sudah memahami perbedaan keduanya. Maka yang butuh Anda lakukan ialah menilai apa yang sangat sesuai untuk keperluan dan perkiraan Anda. Dengan begitu, Anda dapat memutuskan finishing yang tepat guna kitchen set surabaya Anda!

Leave a Comment